Skip to content

Breakwater Jebol, Bapak Yance Marah

Desember 12, 2009

Author: Indramayu Post | Posted at: Senin, Februari 23, 2009 | Filed Under: Seputar Insfrastruktur Indramayu |

Pengembang Belum Sempat Serahkan ke Pemkab Indramayu

BALONGAN–Rusaknya bangunan pemecah gelombang (breakwater) yang berlokasi di sepanjang pantai Balongan meski baru saja selesai dikerjakan, membuat Bupati H Irianto MS Syafiuddin (Yance) marah. Pasalnya breakwater yang menghasilkan dana miliaran rupiah dan belum sempat diserahkan ke pemkab itu kondisinya sudah ambrol.

Kondisi breakwater terparah adalah di zona satu, yang berada di lokasi obyek wisata Pantai Balongan, dan menelan biaya Rp2,5 miliar dari total Rp10 miliar untuk empat zona.

Saat meninjau lokasi didampingi Camat Balongan Drs H Batoni MSi, Sabtu (21/2), Bupati Yance tampak kaget dan geram setelah melihat dari dekat kondisi pembangunan break water yang didanai oleh PT Pertamina (Persero).

Bahkan, ketua DPD Partai Golkar Indramayu itu terus menggelengkan kepala melihat kondisi breakwater yang hancur akibat diterjang gelombang laut. Apalagi proyek tersebut belum diserahterimakan dari pengembang ke pemkab setempat. ”Bagiamana mau dibayar, belum juga diserahkan kepada pemkab kondisi bangunan sudah,” kata Yance kesal.

Dalam kesempatan itu sejumlah tokoh masyarakat Desa Balongan menyampaikan rasa kekecewaanya terhadap pelaksana proyek pembangunan breakwater yang dinilai asal-asalan. Menurut H Hamdan, tokoh masyarakat setempat, sebelum pembangunan dimulai, dirinya sudah memberikan masukan sekaligus gambaran kepada pihak konsultan proyek agar kondisinya kuat. Namun usulan tersebut, kata Hamdan, tidak mendapat respons sama sekali dari pihak konsultan, dan sepertinya menggap masyarakat bodoh. Padahal masyarakat sekitar lebih paham tentang kondisi yang ada di sana. ”Kami sudah mengusulkan bestek pembangunan yang harus dilaksanakan, namun tidak digubris,” tutur Hamdan seraya menunjukkan rancangan besi yang digunakan untuk pembangunan breakwater sangat kecil. (dun)

dikutip dari http://www.indramayupost.com/2009/02/breakwater-jebol-yance-marah.html

5 Komentar leave one →
  1. Februari 16, 2010 5:18 pm

    priben kabare dermayu kuh?

    • Februari 16, 2010 11:48 pm

      alhamdulillah semakin maju ‘ang,,,kita gah jarg balik lg kuliah…

      delat maning PILKADA..sukseskan pilkada ya ‘ang….

  2. September 14, 2010 8:24 am

    Pakai teknologi IAS yg lebih handal untuk pemecah gelombang

  3. lukie permalink
    Oktober 4, 2010 2:20 pm

    ya kasihan pembangunan kok asal2an,konsultan mgkn gak tahu ttg hidrolika laut…betul pMasturi,sy juga baca IAS di facebook dan dr logika sipil dpt dipertanggungjawabkan scr ilmiah,jgn nyalahin kontraktor dulu,disainnya salah kalee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: